artikel pendidikan

Standar

Metode pembelajaran diskusi kelompok

Number Head Together

 dalam pembelajaran Matematika

Oleh : Fitria Esthi K

Jurusan Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Surakarta

           Belajar pada hakikatnya adalah proses interaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu. Belajar dapat dipandang sebagai proses yang diarahkan kepada tujuan dan proses berbuat melalui berbagai pengalaman. Belajar juga merupakan proses melihat, mengamati, dan memahami sesuatu (Sujdana, 1898:28). Dalam kegiatan belajar atau proses pembelajaran di sekolah dilakukan oleh dua orang pelaku yaitu guru dan siswa. Seorang guru dalam kegiatan belajar di sekolah bertugas mentransfer ilmu yang dimilikinya kepada para siswanya. Sedangkan siswa dalam kegiatan belajar di sekolah tugasnya untuk aktif selama proses pembelajaran.

           Pembelajaran dapat didefinisikan sebagai suatu proses yang mana suatu kegiatan berasal dari atau berubah lewat reaksi dari suatu situasi yang dihadapi, dengan keadaan bahwa karakteristik – karakteristik dari perubahan aktivitas tersebut tidak dapat dijelaskan dengan dasar kecenderungan – kecenderungan reaksi asli, kematangan, atau perubahan – perubahan sementara dari organisme (Hilgard dan Bower, 1966:2). Menurut Achjar Chalil Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran adalah suatu proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar yang dimana terjadi perubahan – perubahan setelah terjadinya pembelajaran.Pembelajaran juga terjadi di matematika yang disebut dengan pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika menurut Tim MKPBM (200: 8-9) terbagi dua macam: a) pengertian pembelajaran secara sempit yaitu proses pembelajaran dalam lingkup persekolahan, sehingga terjadi proses sosialisasi individu siswa dengan lingkungan sekolah, seperti guru, sumber atau fasilitas, dan teman sesama siswa. b) Pengertian pembelajaran matematika secara luas, yaitu upaya penataan lingkungan yang memberi nuansa agar program belajar matematika tumbuh dan berkembang secara optimal. Menurut pendapat diatas maka seorang siswa dituntut untuk dapat bekerja sama baik dengan siswa lain, guru, maupun dengan sumber atau fasilitas pembelajaran matematika. Hal itu dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga pembelajaran matematika menjadi menyenangkan dan tidak membosankan.

           Pembelajaran yang berhasil menuntut penggunaan metode yang tepat. Seorang pendidik tentu memupnyai metode dan juga paham benar dengan metode yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Metode itu sendiri adalah cara-cara menyajikan materi pelajaran yang dilakukan oleh pendidik agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan (M. Sobri Sutikno, 2009: 88). Seorang guru harus mengetahui bukan hanya materi pelajaran tetapi juga masalah – masalah pada siswa, sebab melalui metode pembelajaran ia harus mampu memberi pada siswa kemudahan belajar agar tujuan yang ingin dicapai berhasil.

            Salah satu metode pembelajaran adalah diskusi kelompok. Diskusi kelompok itu sendiri adalah merupakan suatu proses yang teratur yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka yang informal dengan berbagai pengalaman atau informasi, pengambilan kesimpulan atau pemecahan masalah (Moh. Surya, 1975:107). Di kelompok seorang siswa dapat mencurahkan semua hasil pemikirannya terhadap bahan diskusi dengan teman sekelompoknya. Sehingga semua siswa aktif dalam kegiatan diskusi kelompok. Tetapi ada juga seorang siswa yang pasif ketika diskusi kelompok dan hanya mendengarkan siswa lain yang sedang menerangkan pendapatnya.

      Number Head Together atau yang lebih dikenal dengan singkatan NHT adalah suatu Model pembelajaran yang lebih mengedepankan kepada aktivitas siswa dalam mencari, mengolah, dan melaporkan informasi dari berbagai sumber yang akhirnya dipresentasikan di depan kelas (Rahayu, 2006). NHT pertama kali dikenalkan oleh Spencer Kagan dkk (1993). Dengan metode diskusi kelompok NHT siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri, mengikuti suatu proses, mengamati suatu objek, menganalis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri tentang suatu objek dan keadaan suatu proses pembelajaran mata pelajaran tertentu. Tujuan metode pembelajaran Number Head Together yaitu agar pemahaman siswa dalam bercerita melalui model NHT yang diberikan dalam bentuk tugas per kelompok, agar siswa dapat saling menambah kekurangan pembendaharaan kata dalam merangkai kembali cerita yang dipelajarinya, diharapkan siswa tidak mengalami kesulitan dalam menceritakan kembali cerita yang dipelajarinya tadi.

         Suatu metode pembelajaran diskusi kelompok memiliki langkah-langkah dalam penerapannya. Penerapan pembelajaran kooperatif tipe NHT juga merujuk pada konsep Kagen dalam Ibrahim (2000: 29), dengan tiga langkah yaitu : Pembentukan kelompok, Diskusi masalah, Tukar jawaban antar kelompok. Langkah-langkah tersebut kemudian dikembangkan oleh Ibrahim (2000: 29) menjadi enam langkah sebagai berikut : Persiapan, pembentukan kelompok, Tiap kelompok harus memiliki buku paket atau buku panduan, Diskusi masalah, Memanggil nomor anggota atau pemberian jawaban, kesimpulan.

       Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembelajaran matematika harus menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Salah satu metode tersebut adalah metode pembelajaran diskusi kelompok NHT. Untuk itu kita sebagai seorang guru harus paham benar dengan metode pembelajaran diskusi kelompok NHT. Selain itu seorang guru juga harus menguasai materi yang disampaiakan agar siswa dapat paham benar dengan apa yang diajarkan oleh Gurunya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s